This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, Saya cuma berbagi pengetahuan saja,Jikalau saya ada salah-salah kata harap di maklum 😊. Khususnya untuk ibu-ibu yang hobi masak dirumah buat keluarga…
Tanda dan Ukuran
Tepung 1 sm = 2 st = 30 gram.
Gula pasir 1 sm = 2 st = 30 gram.
Gula pasir 1 cangkir = 125 gram.
Kelapa parut 2 1/2 sm = 30 gram.
Minyak sayur 1 sm = 30 gram.
Minyak sayur 1 cangkir = 250 gram.
Seluruh bahan cair :
4 sm = 1/4 cangkir
16 sm = 1 cangkir
1 sm = 15 cc
1 st = 5 cc
1 cangkir = 235 cc
Note:
Sm = Sendok Makan
St = Sendok Makan
1. Ase Lidah (Khas Banten)
Bahan :
1 Potong Lidah Sapi (1/2 Kg)
5 Buah Cabai Hijau
5 Buah Cabai Merah
4 Siung Bawang Merah
2 Siung Bawang Putih
2 Sm Kecap Manis
2 Gelas Santan
Terasi , Garam, Lada Secukupnya.
Cara Membuat:
Lidah sapi dibersihkan, lalu direbus. setelah matang, angkat tiriskan, kemudian di potong-potong sebesar ibu jari.
Cabai
hijau dan cabai merah diiris-iris 3 cm. bawang merah dan bawang putih
diiris tipis/diranjang, lalu ditumis bersama terasi, cabai merah, dan
cabai hijau.
Sebentar kemudian, masukan potongan-potongan lidah sapi, beri cuka, santan, garam dan lada secukupnya.
Biarkan sampai air santannya menyusut.
contoh masakan no 1
2. Asinan Pengantin (Khas Jawa Barat)
Bahan:
1 Ikat sawi asin
1 Buah wortel
3 Helai daun kol
1/2 Buah lobak
100 gram Tauge
1/2 Mentimun
1 Buah krupuk mie/krupuk kuning
100 gram Kacang Tanah
100 gram Gula jawa/Gula merah
5 Buah cabai merah
10 Buah cabai rawit
1 Sm Cuka
1/2 St Garam
Cara Membuat :
Sawi
asin dicuci bersih, lalu diiris-iris/di ranjang. wortel dan lobak di
ranjang/ diiris memanjang seperti lidi, daun kol diiris panjang, tauge
dibersihkan, wortel,lobak,tauge,dan daun kol direndam air cuka sampai
layu; angakat; tiriskan.
Semua
sayuran diletakan atau diatur pada sebuah piring, tambahkan irisan tahu
putih dan mentimun, kemudian taburkan diatas nya kacang tanah dan
krupuk kuning yang telah di goreng terlebih dahulu.
Selanjutnya, siram dibagian atas nya dengan dua (2) macam bumbu.
Bumbu (I)
Kacang goreng, cabai merah, dan cabai rawit ditumbuk sampai halus; beri air matang/masak dan cuka.
Bumbu (II)
Gula merah dimasak bersama air, beri garam sedikit diaduk sampai menjadi cairan kental.
contoh masakan no 2
3. Ayam Asam Manis (Khas Jawa Timur)
Bahan:
1 Potong Paha Ayam Kampung
1 Potong Buah Nanas (100 gram)
4 Butir Bawang Merah
2 Siung Bawang Putih
100 gram Bawang Bombay
3 Buah Cabai Merah
1 Batang Daun Bawang
1/2 St Cabai Giling
1/2 St Gula Pasir
Garam dan Lada secukupnya.
Cara Membuat:
Paha ayam di potong menjadi beberapa bagian, beri garam dan lada secukupnya, lalu goreng sampai matang; angkat; tiriskan
Nanas
diiris menjadi beberapa bagian, bawang merah dan bawang putih ditumbuk.
bawang besar atau bawang bombay, daun bawang dan cabai merah
diiris/diranjang.
Ayam
dan nanas di tumis bersama bawang merah, bawang putih, bawang bombay,
daun bawang, cabai merah dan cabai giling. sebentar kemudian, tambahkan
gula pasir, garam dan lada secukupnya serta diberi air sedikit saja.
contoh masakan no 3
4. Ayam Baboto (Khas Ternate)
Bahan:
1 Ekor Ayam Kampung ( jangan terlampau tua)
8 Butir Bawang Merah
4 Siung Bawang Putih
8 Buah Kenari
2 Butir Telur Ayam
1/2 Butir Kelapa Parut
Pala halus, Garam, dan Lada secukupnya.
Cara membuat:
Ayam dibersihkan, lalu diambil seluruh dagingnya saja. selanjutnya, daging ayam diiris halus/dicincang.
Bawang
merah, bawang putih, dan kenari ditumbuk menjadi satu sampai halus
(=Bumbu). telur ayam dikocok. kelapa parut diambil air santannya (1
gelas).
Ayam
yang telah dicincang dicampur bersama bumbu, telur, air santan, pala
halus, garam, dan lada secukupnya kemudian diaduk memakai tangan hingga
merata.
Terakhir, buatlah beberapa buah pepesan daging ayam (pepes ayam), lalu dikukus sampai matang.
contoh masakan no 4
5. Ayam Bakakak (Khas Banten)
Bahan:
1 Ekor Ayam Kampung (jangan terlampau tua)
5 Buah Cabai Merah
5 Buah Cabe Rawit
5 Buah Bawang Merah
5 Siung Bawang Putih
1/2 Ruas (2cm) Kunyit
2 Lembar Daun Salam
2 Lembar Daun Jeruk
1 Sm Asam Jawa
1 Ruas (4cm) Lengkuas
1 Batang Serai
1 Gelas Air Santan
Garam dan Lada secukupnya
Cara Membuat:
Ayam dibersihkan, kemudian dibelah dari bagian bawahnya, jangan sampai putus.
Bawang
merah, bawang putih, dan kunyit dikupas, kemudian ditumbuk bersama
cabai merah, cabai rawit, dan kemiri (=bumbu). lengkuas dan serai di
memarkan. bumbu ditumis bersama daun salam, daun jeruk, asam jawa,
lengkuas dan serai.
Setelah
bumbu tersebut tercium aroma nya, masukkan ayamnya , tambah 3 gelas air
(bukan air santan), beri garam dan lada secukupnya. selanjutnya,
apabila air tersebut tinggal setengah bagian, tambahkan air santan.
Setelah
air santan tersebut mengering/surut, ayam diangkat lalu di panggang
sampai matang (biarkan bumbu tersebut menempel pada daging ayam).
Contoh masakan no 5
6. Ayam Bakar Nusa Dua (Khas Nusa Dua)
Bahan:
1 Ekor Ayam Kampung (jangan terlampau tua)
5 Butir Bawang Merah
5 Siung Bawang Putih
1/2 St Ketumbar halus
1/2 St Jinten halus
5 Buah Cabai Merah
1/2 Ruas (2cm) Lengkuas
2 Buah Jeruk Limau
3 Sm Kecap Manis
Garam dan Lada secukupnya
Cara Membuat :
Ayam
dibersihkan, lalu dibelah bagian bawahnya (buatlah bentuk melebar).
selanjutnya, ayam direbus bersama air kelapa secukupnya.
Bawang
merah dan bawang putih ditumbuk jadi satu bersama cabai merah ,
kemudian dicampur ketumbar dan jinten yang telah di sangrai terlebih
dahulu, tambahkan lengkuas parut. setelah itu, beri air jeruk limau,
garam, lada, dan kecap manis (= bumbu).
Seluruh
bagian ayam diberi bumbu, diamkan sebentar. setelah bumbu menyerap,
ayam dibakar dan usahakan matang merata (nyala arang batok jangan
terlalu besar).
Contoh masakan no 6
7. Ayam Cincane (Khas Kalimantan Tengah)
Bahan:
1 Ekor Ayam Kampung (jangan terlampau tua)
6 Butir Bawang Merah
3 Siung Bawang Putih
6 Butir Kemiri
10 Buah Cabai Merah
1/2 Ruas (2cm) Jahe
1/2 Ruas (2cm) Lengkuas
2 Lembar Daun Salam
1 Batang Serai
1/2 Sm Gula Jawa/Gula Merah
1/2 St Terasi
1 Butir Kelapa Parut
Garam dan Lada secukupnya
Cara Membuat:
Ayam dibersihkan, lalu dipotong menjadi 8 bagian.
Cabai
merah di buang bijinya, kemudian direbus. bawang merah, bawang putih,
kemiri dan cabai merah ditumbuk jadi satu (=bumbu). terasi di sangrai,
gula jawa dilarutkan bersama air. kelapa parut diambil air santannya (4
gelas). bumbu di tumis bersama jahe, lengkuas, serai, daun salam, terasi
dan ayam, setelah tercium aroma nya tambahkan air gula jawa dan santan.
Selanjutnya, tunggu sampai air santan tersebut menyusut/tinggal sedikit, angkat, ayam di panggang.
Contoh masakan no 7
8. Ayam Goreng Mbok Berek (Khas Jawa Tengah)
Bahan:
1 Ekor Ayam Kampung (jangan terlampau tua)
6 Butir Bawang Merah
3 Siung Bawang Putih
2 Lembar Daun Salam
2 Sm Kecap Manis
2 Mata Asam Jawa
4 Gelas Air Kelapa
Garam dan Lada secukupnya
Cara Membuat:
Ayam dibersihkan, lalu di potong menjadi empat bagian.
Bawang merah dan bawang putih ditumbuk/diulek
Ayam
ditumis bersama bawang merah dan bawang putih. sebentar kemudian, beri
daun salam, asam jawa, garam dan lada secukupnya. selanjutnya tambahkan
air kelapa dan kecap manis, biarkan mendidih sampai air kelapa nya
surut/menyusut, angkat lalu ayam digoreng.
Contoh masakan no 8
9. Ayam Madu (Khas Sumbawa)
Bahan:
1 Ekor Ayam Kampung (jangan terlampau tua)
5 Butir Bawang Merah
5 Siung Bawang Putih
1/2 St Ketumbar Halus
1 St Gula Merah/Gula Jawa
2 Sm Madu Sumbawa
2 Sm Kecap Manis
2 Buang Cengkeh
2 Buah Bunga Pala
Garam dan Lada secukupnya
Cara Membuat:
Ayam dibersihkan dan dikeringkan memakai kain lap.
Bawang
merah dan bawang putih ditumbuk, ketumbar di sangrai, gula merah/gula
jawa di larutkan bersama air. bawang merah, bawang putih, ketumbar, gula
merah/gula jawa, madu sumbawa, kecap manis, cengkeh, bunga pala, garam
dan lada secukupnya, seluruhnya dicampur menjadi satu (=Bumbu).
Seluruh bagian ayam diberi bumbu, lalu ayam di kukus sampai matang.
Selanjutnya
ayam digoreng ( minyak nya harus banyak sampai ayam tersebut
tenggelam). setelah matang “ayam madu” di sajikan bersama irisan-irisan
buah apel yang telah direbus, lalu ditumis bersama mentega.
Contoh masakan no 9
10. Ayam Panggang Klaten (Khas Jawa Tengah)
Bahan:
1 Ekor Ayam Kampung (jangan terlampau tua)
6 Butir Bawang Merah
3 Siung Bawang Putih
10 Butir Kemiri
1 St Ketumbar
1 St Jinten
1/2 Ruas (2cm) Lengkuas
1 Batang Serai
4 Lembar Daun Salam
1 St Gula Jawa/Gula Merah
1 Buah Kelapa Parut
Garam dan Lada secukupnya
loading…
Cara Membuat:
Ayam dibersihkan lalu dipotong menjadi empat bagian (2 paha, 2 dada)
Ketumbar
dan jinten disangrai, bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten dan
kemiri di tumbuk sampai halus (=Bumbu), lengkuas dan serai dimemarkan.
gula jawa dilarutkan bersama air, kalapa parut diambil air santannya 6
gelas.
Ayam
ditumis bersama bumbu, lengkuas, serai, dan daun salam. setelah tercium
aromanya, masukan larutan gula jawa dan air santan, beri garam dan lada
secukupnya, apabila air santan tersebut telah surut/mengering, angkat
Selanjutnya
ayam di cepit atau ditusuk dengan tusukan sate, dari bambu yang agak
besar, lalu di panggang berikut bumbunya. biarkan bumbu menempel pada
daging ayam tersebut.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
What topics do you think you’ll write about?
Who would you love to connect with via your blog?
If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.